30.10.10
Cramped Friday
28.10.10
Majlis Makan Malam Alumni SKTE

Tabah, sabar, bersemangat...
24.10.10
Aktiviti Hari Ahad [24 Oktober 2010]
Semalam yang penat...
23.10.10
Selamat Hari Lahir yang Ke 3 tahun...
21.10.10
Aqilah dah tumbuh gigi [baru 5 bulan]
19.10.10
Waiting for Pn. Isteri pulang
14.10.10
30an...
11.10.10
Buat Isteri Tercinta [Mardhiah Hayati]
I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
OOOOO
And theres a couple words I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side
honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
OOOO
And theres a couple word I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side
honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart
now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side
honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart
1.10.10
Indahnya Kemaafan
Setiap manusia itu tidak lari dari melakukan kesilapan dan kesalahan. Sukarnya seseorang untuk memaafkan saudaranya lantas terus menghina saudaranya itu atas kesilapan dan kesalahan yang dilakukan. Apakah penghinaan atau kemaafan yang terbaik buat seseorang yang melakukan kesilapan??
Firman Allah SWT:
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah sesuatu puak (dari kaum lelaki) mencemuh dan merendah-rendahkan puak lelaki yang lain, (kerana) harus puak yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka dan janganlah pula sesuatu puak dari kaum perempuan mencemuh dan merendah-rendahkan puak perempuan yang lain, (kerana) harus puak yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka dan janganlah setengah kamu menyatakan keaiban setengahnya yang lain dan janganlah pula kamu panggil-memanggil antara satu dengan yang lain dengan gelaran yang buruk.
(Larangan-larangan yang tersebut menyebabkan orang yang melakukannya menjadi fasik, maka) amatlah buruknya sebutan nama fasik (kepada seseorang) sesudah dia beriman dan (ingatlah), sesiapa yang tidak bertaubat (daripada perbuatan fasiknya) maka merekalah orang-orang yang zalim.”
(Surah Al-Hujurat:11)
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesiapa yang menghina seseorang kerana dosa yang pernah dilakukannya, maka ia tidak akan mati sebelum melakukan dosa tersebut.”
(HR. Tirmizi)
“Orang yang tidak suka menghormati orang lain, adalah orang yang tidak terhormat. Orang yang dihinakan itu belum tentu dia akan hina atau tidak, tetapi perbuatan menghinakan orang itu sudah menjadi bukti atas kehinaan diri kita sendiri.”
(Hamka)
“Sesiapa yang menutup keaiban seseorang Islam Allah menutup keaibannya di dunia dan di akhirat”.
(HR. Muslim, Ahmad dan Abu Daud)
“Bukanlah seorang beriman itu seorang yang suka mengecam, suka melaknat, suka mengeluarkan kata buruk dan kesat”.
(HR. Bukhari dan Ahmad)
Firman Allah SWT:
“Iaitu orang yang mendermakan hartanya pada masa senang dan susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya, dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang lain. Dan (ingatlah), Allah mengasihi orang-orang yang berbuat perkara-perkara yang baik.”
(Surah Ali-Imran:134)
Kemaafan adalah dendam terindah buat saudaramu yang melakukan kesilapan. Tidak ada manusia yang sempurna dan maksum sehingga tiada satu kesalahan pun yang dilakukannya terhadap saudaranya melainkan ‘Nabi Muhammad SAW.
Tiada manusia yang sempurna melainkan saling menasihati antara satu sama lain bagi memperbetulkan kesilapan dan memperbaiki diri menjadi insan yang lebih baik.
“Tidaklah dapat kita mengenal orang melainkan pada tiga keadaan, iaitu tidak dapat diketahui orang pemaaf melainkan ketika dia marah, tidak dapat diketahui orang yang berani kecuali ketika dia berjuang dan tidak dapat dikenal seorang sahabat melainkan ketika kita dalam kesusahan.”
(Luqman Al-Hakim)
Mulailah kemaafan itu dari diri kita sendiri dengan memafkan kesalahan yang pernah dilakukan oleh saudara kita.
Firman Allah SWT:
“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?”
(Surah an-Nur : 21)
“Maafkanlah semua orang sebelum anda tidur setiap malam bagi mencuci hati dan mencerdaskan minda”
~ Pesanan dari Dato’ Dr. Haji Mohd Fadzilah Kamsah